Langsung ke konten utama

Tinggalkan Pesan Tolak Reklamasi, Hacker Retas Situs Pengadilan negeri di Bali

Tinggalkan Pesan Tolak Reklamasi, Hacker Retas Situs Pengadilan negeri di Bali – Baru baru ini peretas dengan kodenama Berandal dan k4luga melakukan aksi deface di halaman depan situs PN Negara serta PN Amlapura dan meninggalkan pesan penolakan reklamasi di Bali. PN Negara dan PN Amlapura sendiri merupakan pengadilan negeri yang berlokasi di Bali.



Selain PN Negara dan Amlapura, beberapa situs lain juga menjadi korban. Berikut daftar situs yang diretas oleh pelaku

  • https://pn-negara.go.id/
  • http://sipp.pn-negara.go.id/
  • http://jdih.pn-negara.go.id/
  • https://perpustakaan.pn-negara.go.id/index.html
  • https://www.kpu-jembranakab.go.id/
  • http://dptool.kpu-jembranakab.go.id/
  • http://bankdata.kpu-jembranakab.go.id/
  • https://datapemilih.kpu-jembranakab.go.id/
  • http://pn-singaraja.go.id/
  • https://www.kpu-klungkungkab.go.id/
  • https://kpu-banglikab.go.id/
  • https://pn-amlapura.go.id/


Berikut salahsatu pesan yang ditinggalkan pada halaman pn-negara.go.id .

BALI TOLAK REKLAMASI!
Selama 5 tahun gerakan, KITA menjadi orang-orang yang tidak penting dihadapan kekuasaan. Selama 5 tahun gerakan, KITA menjadi orang-orang termajinalkan. Dan hari ini, keniscayaan politik yang menyebabkan KITA … orang-orang yang berada dalam barisan gerakan ini menjadi penting dihadapan pilkada atau pilgub. Maka, mari KITA jaga barisan ini. Apapun warna kalian. Berbeda-bedapun warna KITA diluar barisan ini, maka ketika masuk kedalam barisan ini, KITA tetap kepalkan tangan kiri, KITA tetap teriakkan TOLAK REKLAMASI TELUK BENOA.

-Wayan Gendo Suardana-


Selain itu mereka juga melampirkan link ke beberapa artikel yang mengulas aksi penolakan terhadap reklamasi di Bali.

SUMBER :
https://news.linuxsec.org/tinggalkan-pesan-tolak-reklamasi-hacker-retas-situs-pengadilan-negeri-di-bali/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Fakta Peretasan Telkomsel dan Indosat Ooredoo

Jakarta - Netizen dibuat heboh oleh aksi hacker yang meretas website utama Telkomsel, Jumat kemarin (28/4/2017). Banyak komentar yang dilontarkan netizen terkait hal ini di media sosial. Sejumlah pakar siber pun turut buka suara mengenai peristiwa besar yang berdampak pada industri telekomunikasi ini. Belum cukup sampai di situ, hacker lain juga beraksi dengan meretas salah satu website milik Indosat Ooredoo. Ada perbedaan di antara keduanya, di mana dalam kasus Telkomsel, hacker mengubah tampilan (deface) situs utama Telkomsel, www.telkomsel.com. Sementara apa yang menimpa Indosat Ooredoo, hacker hanya "mengerjai" subdomain laman arena.indosatooredoo.com. Kasus peretasan yang menimpa Indosat Ooredoo dianggap netizen sebagai karma. Sebelumnya, Indosat Ooredoo melalui akun Twitter @IM3OoredooJBTK, menyindir Telkomsel soal peretasan yang menyudutkan operator seluler pelat merah tersebut. Manajemen dari kedua operator seluler itu akhirnya buka suara menaggapi peretasan i...

Maraknya Kasus Peretasan Website Dengan Pesan Protes

Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi peretasan website besar terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. Website milik perusahaan swasta hingga instansi pemerintah, telah jadi korban, dan tentu saja menyita perhatian masyarakat. Semua kasus itu memiliki motif yang sama, yaitu menyuarakan pendapat si peretas. Sebut saja perusahaan telekomunikasi Telkomsel, yang situsnya diserang pada tanggal 28 April 2017 yang lalu. Kerusakan cukup serius dialami oleh situs Telkomsel, dan peretas meninggalkan pesan keluhan soal tarif internet yang dinilai tinggi. Pakar keamanan siber, Pratama Persadha, menilai bahwa para peretas ini melakukan aksinya tidak hanya bertujuan untuk mengutarakan pesan sosial kepada pihak tertentu, tetapi juga sebagai ajang untuk eksistensi diri. Ketika peretas sukses meretas situs-situs terkenal yang sering dikunjungi orang, secara tidak langsung nama mereka atau kelompok mereka akan dikenal publik karena viral di media sosial dan menjadi pemberitaan di media ...